Lose Some
♥ Addicted to sale bikin kita jadi boros dan konsumtif. Selalu tergoda lihat potongan harga, apalagi kalau diskonnya 50% ke atas
♥ Kadang datang penyesalan karena napsu asal membeli barang. Padahal belum tentu barang itu terpakai atau kita butuhkan.
♥ Beda sama hongkong dan amerika, sale di indonesia seringkali Cuma trik marketing. Harga aslinya dinaikkan dulu, baru dipotong diskon. Malah, kadang harga new arrival di luar negri masih lebih murah daripada sale 15% disini
♥ Saking kalapnya, jadi ngak cermat menghitung harga. Ternyata ad asyarat- syarat diskonnya yang tulisannya ’ngumpet’ atau sengaja dibikin kecil sama penyelenggara. Baru sadar pas sampai di kasir. Terpaksa beli deh daripada malu.
♥ Barang sale biasanya rentan rusak. Kalau ngak teliti, bisa- bisa dapat barang cacat atau reject yang ngak awet. Namanya juga barang diskonan.
♥ Kalau belanja salenya hari kamis atau jumat, siap- siap punya ’ kembaran’ saat hang out di mall malam minggu nanti
Get Some
♥ Akhirnya bisa pakai ” to die for ” branded stuff yang diincar selama ini dengan harga miring.
♥ Berada di dalam toko ber- discount, is like in the heaven of shoppaholic. So many discounted stuff, so little time.
♥ Selain bisa jadi boros, kalau pandai menahan diri kita malah bisa berhemat. Lumayan kan beli jeans buat kuliah dengan setengah harga.
♥ Shopping is fun. Shopping barang sale lebih fun lagi! Jadwal acara seru di agenda yang bisa dilakukan bareng sahabat, mama atau kakak adik.
♥ Melatih kesabaran karena sale punya season-nya sendiri. Kalaupun kita punya barang – barang inceran, apa boleh buat, harus sabar menunggu tanggal- tanggal itu datang.
♥ Punya banyak koleksi baju berbagai model dengan pengeluaran seminim mungkin.
♥ Saat jenuh atau stress, belanja sale adalah retail therapy yang ampuh untuk mengembalikan mood yang rusak.

0 comments:
Post a Comment